Mengenal Tradisi Sabung Ayam Di Kota Linoh, Dayak Kalimantan Barat

Published 24/08/2017 Tags: , , , , , , , , ,


Sabung Ayam Online – Mengetahui sabung ayam di kehidupan orang Dayak, Kalimantan Barat merupakan salah satu cara atau kebiasaan untuk menyelesaikan masalah yang tidak mampu diselesaikan dengan hukum adat. Hal ini merupakan salah satu tradisi dari suku Linoh orang Dayak Kalimantan Barat.

Mengetahui sabung ayam di kehidupan orang Dayak Kalimantan Barat

Mengetahui sabung ayam di kehidupan orang Dayak Kalimantan Barat

Orang Dayak Linoh di Kalimantan Barat adalah salah satu rumpun suku Dayak yang memiliki pengetahuan yang khusus, salah satunya ialah dalam hal menyelesaikan perkara yang sangat amat rumit. Dalam tradisi ini orang Dayak Linoh mampu menyelesaikan masalah.

Perkara rumit yang tidak dapat diselesaikan dengan adat akan diselesaikan dengan cara dilakukannya dengan mengadukan ayam (sabung ayam). Hingga saat ini masih dapat disaksikan dalam kehidupan orang Dayak Linoh. orang suku Dayak Linoh menganggap Sabung ayam ini lebih bijaksana, dan lebih sederhana.

Dengan cara mengadukan ayam sangat bermanfaat dibadingkan degan hukum adat lainnya. seperti hukum rendam atau hukuman goreng tangan yang ada di adat suku Dayak Linoh. Pada hukum rendam, kepala kedua orang yang mempunyai masalah akan dimasukan kedalam air.

Siapa yang lebih dulu yang muncul keatas maka ia yang dianggap bersalah, sedangkan degan hukuman goreng tangan dilakukan dengan cara mencelupkan kedua tangan yang mempunyai masalah kedalam minyak panas yang mendidih.

Tangan siapa yang lebih dulu meletup maka ia yang dinyatakan bersalah. Menurut cerita, tradisi mengadu ayam yang ada pada suku Linoh ini diilhami dari cerita Hayam Wuruk (bukan nama Raja Majapahit). konon ada seorang Raja yang memiliki kebiasaan menyabung ayam jika ada orang yang memiliki masalah yang tidak bisa dapat diselesaikan.